Game Tahu Bulat Unjuk Gigi di Dunia

Game Tahu Bulat Unjuk Gigi di Dunia

Apakah Anda tahu game Tahu Bulat? Atau bahkan Anda pernah memainkannya? Ya mungkin game yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi Anda pengguna Android, game kasual yang memang terinspirasi dari pedagang tahu bulat di dunia nyata ini memang terbilang telah mendapatkan sukses yang cukup besar setelah rilis di Google Play Store. Ternyata tidak hanya terkenal di Indonesia ternyata game fenomenal ini juga cukup sukses di kawasan Asia bahkan Dunia.

Game Tahu Bulat Unjuk Gigi di Dunia



Hal ini di buktikan dengan berhasilnya game Tahu Bulat meraih penghargaan di ajang Internasional Mobile Gaming Awards (IMGA) tingkat Asia Tenggara. Di ajang IMGA yang di selenggarakan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Tenggara ini, Game Tahu Bulat yang di kembangkan oleh Own Games, developer asal Bandung ini berhasil menyabet penghargaan untuk kategori Guilty Pleasure.

Yaitu penghargaan yang di berikan kepada game yang tidak di buat dengan elemen yang canggih tetapi bisa membuat pemainnya merasa ketagihan dan nyaman saat memainkannya. Dan game tahu Bulat di nilai memenuhi semua kriteria tersubut. Termasuk Tahu Bulat, ada 13 kategori dan pemenang IMGA di Asia Tenggara.

Berikut daftar lengkap 13 kategori dan para pemenang yang berpartisipasi dalam ajang IMGA tersebut yang saya lansir dari situs resmi IMGA:

  • Jury’s Honorable Mention: Sara is missing, Monsoon Lab, Malaysia.
  • Excellence in Innovation: Dark Dot, Inzen Studio, Singapore.
  • Best Multiplayer Game: Legends of Callasia, Boomzap Entertainment, Philippines.
  • Best Quickplay Game: Super SteamPuff, Weyrdworks, Malaysia.
  • Guilty Pleasure: Tahu Bulat, Own Games, Indonesia.
  • Best Meaningful Play: ChemCaper, ACE Ed-Venture Studio Sdn. Bhd., Malaysia.
  • Excellence in Gameplay: Legends of Callasia, Boomzap Entertainment, Philippines.
  • Excellence in Storytelling: Opus: The day we found earth, SIGONO INC., Taiwan.
  • Best Technical Achievement: The World 3: Rise of Demon, Good net technology co. Ltd, Taiwan.
  • Excellence in Audio: Lanota, Noxy Games Inc., Taiwan.
  • Excellence in Visual Art & Design: Eraser: Deadline Nightmare, Hiker Games, Vietnam.
  • Best Upcoming Game: Sara is missing, Monsoon Lab, Malaysia.
  • People’s Choice Award: Sky Garden: Farm in Paradise, VNG GAME STUDIOS, Vietnam.

Nah, itulah daftar game yang mendapat penghargaan di ajang IMGA. Semoga kedepannya developer dari Indonesia semakin banyak yang bisa unjuk gigi menyusul keberhasilan game Tahu Bulat.



6 komentar:

  1. Replies
    1. tong riweuh teuing ah mang..

      Delete
  2. Mantap! Semoga ke depannya semakin banyak game creator Indonesia yang mendunia

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan semoga devoloper Indonesia semakin termotivasi buat bikin game berkualitas

      Delete

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top