Perbedaan Soft Reset dan Hard Reset di Android

Advertisments

Advertisments
Perbedaan Hard Reset dan Soft Reset di Android - Kamu pernah mengalami kondisi dimana smartphone Android kamu tidak bisa di operasikan tau stuck di tampilan tertentu yang memaksa kamu untuk reset smartphone Android kamu? Atau kamu yang sedang bingung tentang reset Android, kali ini Kezzy akan membahas reset Android. Ya, artikel kali ini Kezzy akan membahas perbedaan soft reset dan hard reset di Android dan cara melakukannya khusus buat kamu, iya kamu!


Diantara kamu mungkin masih banyak yang keliru dalam mengartikan soft reset dan hard reset. Padahal soft reset dan hard reset memiliki perbedaan yang signifikan, lalu apa sih perbedaan soft reset dan hard reset di Android itu? Langsung saja simak perbedaannya.

Perbedaan Soft Reset dan Hard Reset di Android


Pengertian Soft Reset

Soft reset adalah proses mematikan dan menyalakan kembali sebuah perangkat smartphone. Cara ini biasa dilakukan saat smarthone dalam kondisi hang atau bootlop. Soft reset tidak akan membuat data yang ada dalam smartphone hilang atau terhapus.

Cara Melakukan Soft Reset

Tekan tombol power yang ada pada smartphone Android, pilih Power Off. Keluarkan baterai, jika smartphone kamu termasuk menggunakan baterai tanam maka biarkan saja. Tunggu 10-30 menit kemudian nyalakan kembali smartphone Android kamu.

Pengertian Hard Reset

Hard reset atau sering disebut dengan Factory Reset adalah proses mengembalikan smartphone ke pengaturan awal/pabrikan. Hal ini akan membuat semua data maupun aplikasi yang ada pada perangkat smartphone akan terhapus, kecuali aplikasi bawaan.

Smartphone Android biasanya mempunyai 3 memori utama, yaitu memori sistem, memori internal, dan memori eksternal. Saat kamu melakukan hard reset maka semua data yang tersimpan di memori internal kamu akan terhapus.

Sebelum melakukan hard reset sebaiknya kamu melakukan backup data terlebih dahulu, karena hal ini sangat penting agar kamu tidak repot mencari kembali aplikasi yang kamu butuhkan. Selain itu saat proses hard reset usahakan kondisi baterai masih cukup hingga proses selesai.

Persiapan Sebelum Hard Reset

1. Backup Kontak
Cara untuk melakukan backup kontak sangat mudah, kamu hanya perlu masuk ke menu kontak, lalu buka pengaturan, pilih sinkronisasi kedalam email. Selain itu kamu bisa backup kontak ke SD Card juga, caranya buka pengaturan, pilih ekspor SD Card. Cara ini akan membackup kontak yang berekstensi .vcf akan di simpan di memori eksternal. Untuk me-restore file tersebut, hampir sama dengan cara di atas hanya yang kamu pilih impor dari SD Card.

2. Backup SMS



Untuk mempermudah proses backup SMS, kamu bisa menggunakan aplikasi Backup & Restore yang bisa kamu download di Google Play Store secara gratis. Selain itu, aplikasi ini bisa juga digunakan untuk backup data dan kontak.

3. Backup Data dan Aplikasi



Lalu bagaimana jika kamu ingin membackup data penting lain, seperti history browser, score/level game, memo dan lainnya? Mudah saja, kamu bisa menggunakan aplikasi Titanium Backup Pro, aplikasi ini sangat mudah digunakan dan sangat power full dalam urusan backup data.

Cara Melakukan Hard Reset

1. Cara Pertama, buka menu Setting, kemudian pilih Backup & Reset > Factory Data Reset. Selesai.


2. Cara kedua kamu bisa menggunakan aplikasi Recovery Mode, caranya Recovery Mode, pilih Wipe Data/factory reset > Reboot System Now. Selesai. Untuk masuk ke recovery mode, tiap perangkat memiliki cara yang berbeda-beda.



Nah, itulah perbedaan soft reset dan hard reset, sekarang kamu tidak akan bingung lagi membedakannya. Cara melakukan soft reset maupun hard reset juga sangat mudah bukan? Atau kamu masih bingung untuk mempraktekannya? Jika ada pertanyaan silahkan ajukan di kolom komentar ya. See you!


EmoticonEmoticon